muka di kertas…

Budi bahasa indah dikias
Harap diberi dengan penuh ikhlas
Tidak mengharapkan supaya dibalas
Dengan kepingan muka di kertas

Pangkat disanjung nama dihias
Piala diletak di para-para teratas
Usah biarkan rendah diri terjejas
Kerana nanti ada ubi ada batas

Bukan niat nak bahas
Tidak sengaja nak pedas
Tetap berhemah tetap beralas
Lebih elok jika berkongsi hanya yang bernas

Ikut resmi padi ikut resam ubi
Ikut hukum bumi jangan ikut hati…

-fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]
Advertisements

masih ada bunyi…

Masih di sini
Masih ada bunyi
Masih perhatikan dengan penuh teliti
Masih ada iri
Masih ada dengki
Masih ada juga orang yang macam gini

Masing-masing berjiwa seni
Masing-masing mencari rezeki
Masing-masing usaha tersendiri
Masin terasa lidah pun rasa peluh sendiri

Kita dengar kau menjerit
Kita dengar kau memekik
Kita dengar seumpama bunyi cengkerik

Buat apa pukul canang pukul gong satu kampung
Kalau sekadar menang sorak tapi kalah sabung
Sempadan hanyalah syarat
Agar berwarna-warni bahasa dan adat
Tapi lihat ke atas pandang ke langit
Kita saling berkongsi, jadi takyah nak bingit

Makan sama baca Bismillah
Mati sama bawah tanah

Akhir kata, tak orang tak kita
Takder kena-mengena dengan yang mati atau yang merah mata
Yang terasa boleh belah, yang terhibur boleh ketawa
Salam muhibbah pada semua… ZZzzzZZzzz…

-fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]

harap…

Harapkan pagar
Pagar masih tak mengerti
Kenapa dia yang bersalah
Meskipun tak pernah makan padi
Harapkan salah
Salah masih tak mengerti
Kenapa dia diadu domba
Meskipun tidak ditanyakan sendiri
Harapkan domba
Domba masih tak mengerti
Kenapa dia dijadikan helah
Meskipun termakan daging sendiri
Harapkan helah
Helah masih tak mengerti
Mengapa tiada rasa muhibbah
Demi ketenangan di hari nanti

Berharaplah
Moga bersinar sang mentari
Ikhlas menerangi setiap lautan dan belukar
Tanpa mengharapkan pulangan ganti
Berharaplah
Moga terbuka pintu hati
Tidak asyik mencari salah si pagar
Tapi perbaiki diri bertanamkan resmi padi…

-fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]

hulur sapu tangan…

Kalau betul berani sila tampil ke hadapan
Setakat angkat jari kita tak layan
Kita sesama lelaki jangan macam perempuan
Ada yang tak puas hati kita boleh selesaikan
Takyah maki-maki adat kita sopan
Otak jangan mati sila pandang ke depan

Raja atau menteri, jantan atau pondan
Satu hari nanti kita semua jalan
Rileks lah bradder meh sini minum teh secawan
Biarkan cikkak enjoy sale hujung bulan
Saya susun jari harapkan keampunan
Yang tergigit cili jangan berpeluh kepedasan
Order ice-lemon tea, saya hulur sapu tangan…

– fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]

hanya berkenyit mata…

Mengapa bertemu secara serang hendap
sedangkan dulu kita saling menatap
saling bergurau senda saling bermesra
sekarang saling bersaing mengejar kuasa

hilang sudah kebebasan untuk bersuara
yang dulunya tiap luahan penuh idea
kini hanya yang tertulis berkuat kuasa
mambantah melawan menempah tempat di penjara

kita kata tanah kita
salasiah bertamadun belaka
bahasa jiwa bangsa terpatri di dada
berlaung tak akan melayu hilang di dunia

tapi sayangnya bangsa jadi mangsa
agenda dan propaganda kini berleluasa
dengan hanya berkenyit mata
hilang ikhlas dari rupa…

-fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]

teguran manja…

Mataku hanya memandang wajahmu
Bila engkau senyum mesra sungguh ayu

Lirik matamu bagaikan pelangi
Yang memancar indah berwarna warni
Senyum bibirmu penawar luka hati
Seulas merah yang mekar berseri
Teguran manja membuat aku rindu
Bila saja engkau jauh dariku
Kan ku berikan sepenuh kasih sayangku
Inilah janji ku berikan padamu
Sesaat kau pergi jauh
Ku hanya bahtera yang hanyut di lautan
Dikala kau disisi
Seluruh samudera di dalam genggaman

Engkau inspirasi penawar semurni cinta
Aku khayal menikmati teguran manja Syaista

– fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]

siapalah kita…

Aku faham kau rasa terpedaya
Sini lain cerita sana lain cerita
Tapi sebelum dengar dari mulut kuda
Tuduhan dibentang berjela-jela
Kenapa tak bertanya dari punca
Malah menyerang tanpa suara
Sedangkan kita kita kawan macam biasa
Tetiba bermusuhan tanpa usul periksa
Memang benar ada berita
Tapi diamanah supaya rahsia
Kalau kenyataan susah nak terima
Tunggu jer lah di saat akhirnya
Kami sekadar berjanji setia
Siapalah kita…

Kerjaya dan pangkat hanya sementara
Itupun selagi sifat masih sempurna
Tugas mencari rezeki dunia
Makan gaji sesama manusia
Tapi ingatlah akhirnya tak ke mana
Bapok pondan jantan betina
Pelakon jakun pencuri atau raja
Semuanya tujuh kaki dalamnya
Bermaafan tiada salahnya
Hidup tetap diteruskan jua
Ada yang ketawa ada yang terasa
Memang manusia ni ada-ada saja
Kami anggap kau member
Tapi kenapa kau feeling dewa
Kami di sini dipandang hina
Perbuatan semua salah belaka
Jangan sampai cik buyung bertanya
Kau siapa?

– fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]

jangan sombong…

Kerjaya aku tak setaraf
Berkarya aku tak berbakat
Tapi selagi bernadi urat saraf
Mungkin akhirnya lafaz bertemu niat

Kau perhatikan kita kurang kasih sayang
Kita beri perhatian sebelum kau khayal melayang

Mungkin sifatku bagai anjing menyalak gunung
Namun niatku supaya bunyinya tetap berdengung
Ada berumah kondo ada berumah kampung
Tapi yang penting tidur kita berbumbung
Jika mahligai tempat kamu bernaung
Sifat rendah diri yang tetap kita sanjung
Lenturlah hati sementara rebung
Sebelum mati berhati betung
Keras di luar dalamnya kosong
Inti sejati sirna di relung
Bila kilat sabung menyabung
Marilah berteduh berkongsi payung

Teduh mu payung restoran makanan segera
Teduh ku sekadar payung jus semangka
Tarik nafas. Duduk… dan renung
Jangan sombong…

– fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]

sorak di belakang…

Jangan diukur tingginya gunung
sebelum berdiri sendiri di puncak
Bunyi guruh sabung menyabung
belum tentu halaman akan lecak
Masa sudah tiba
pertingkatkan minda buat apa yang patut
Memang sudah lama
ramai yang nak maju ramai juga yang takut

Layakkah kita digelar pejuang
atau hanya berani sorak di belakang
Kononnya sibuk julang sepanduk
bila kena tangkap semua kepala tunduk
Saya tahu saya lemah
Saya tahu kamu gagah
Saya juga tahu akhirnya kebenaran akan menyerlah.

– fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]

biarpun separuh…

Kala leka dilamun asmara
Saat bersama dunia meriah
Tanpa ku sedar ku sambil lewa
Pena berdansa bebas berhelah
Lantaran aku mengukir janji
Manis hanya di hujung bibir
Bila engkau tiada si sisi
Ku bagai merak di padang pasir

Wajahmu bak rambulan dihijab sang awan
Menyembunyikan keindahan melestarikan kesucian
Kau tundukkan naluri membangkitkan nurani
Bermadah azali dermaga di hati
Akan ku nanti selagi niat bererti
Akan ku hargai biarpun separuh pelangi…

– fadly.ahmad

.s e l i t j o k e r

.PTK HERE
.Gumbira.com HERE
.3 quotes daily HERE

[auto-imported from fadlyahmad.wordpress.com]